ketika secarik hiba tersentap
segalur rasa membenih
menyempadankan suka
meraih sayu
saat keluh gundah bertamu
sekilat petir menyinga
mengaummm
membaham bahagia
jeram curam membelah
muka bumi retak beralah
langit menangis hiba
selaut genangi rasa
Sabtu, 12 Julai 2014
Jumaat, 23 Mei 2014
kejora ku satu
matahari.....
dalam kelam sinarmu di bayang awan hitam
bebayang....
kian pudar jelmanya
lembayung hati.....
meneduh tangis
membendung limpahan resah
melukis garis senyum
dari bibir kering
tak bercahaya wajah
sesaat.....
luluh berderai
kecai memamah
membeku segala rasa
titipan....
luka kelmarin
sulamannya
perittttt
andai perlu...
bersauhkan bahagia
andai perlu...
menginjak luka
aku rela....
melepas layar ku
berombak menerjah gelora
tanpa kesal
dalam kelam sinarmu di bayang awan hitam
bebayang....
kian pudar jelmanya
lembayung hati.....
meneduh tangis
membendung limpahan resah
melukis garis senyum
dari bibir kering
tak bercahaya wajah
sesaat.....
luluh berderai
kecai memamah
membeku segala rasa
titipan....
luka kelmarin
sulamannya
perittttt
andai perlu...
bersauhkan bahagia
andai perlu...
menginjak luka
aku rela....
melepas layar ku
berombak menerjah gelora
tanpa kesal
Sabtu, 1 Mac 2014
pilu
jangan berdarah wahai jiwa
kala hatimu terluka
perit menelan
pahitnya
luahan terbuku
secangkir tuba dicurah
meresap dalam rekahan
penawar tak kunjung tiba
bernanah dan tersiat
melarat
kala hatimu terluka
perit menelan
pahitnya
luahan terbuku
secangkir tuba dicurah
meresap dalam rekahan
penawar tak kunjung tiba
bernanah dan tersiat
melarat
Langgan:
Catatan (Atom)