Khamis, 20 Disember 2012

nokhtah kalam

tika insan lain lena di sisi yang tercinta, aku yang lemah  resah berkalang duka.  terasa berat bahu ku galas beban ini.  entah kenapa aku tewas melawan emosiku .  pasrah atau redho menerima?

telah banyak aku korbankan selama ini.....perasaanku, milikku, kepentinganku, cintaku.  demi cinta, demi kasih pada keluarga, demi permata hati...yang ditagih airmata dan duka jua.  perjalanan ini masih kabur simpangnya.  pilihan hati dan keinginan, antara kejujuran dan gurauan....aku pasrah pada ketentuan.

menggalas amanah yang di tinggal sendiri ...sesekali aku tersandung, rebah dan tersungkur.  tak mampu menongkat harapan. tiangnya lemah ...lantainya basah.

hampir 2 tahun berlalu.......derai airmata itu hingga keringnya luka.  mimpi bukan lagi igauan.  ku canai mimpi di kaki resah....tiada lagi pelangi senja selagi CAMAR YANG HILANG  menjadi misteri

Selasa, 18 Disember 2012

puzzle hati yang hilang

sekian lama merentas masa
mencorak bahgia
tanpa ada gurisan luka
zahirnya ia sempurna
tanpa sedar tercicirnya rasa
di sudut kecil tak terlihat
segi yang bercorak itu
tiada sekian lama
tampalannya bahagia dan tawa
.......kini masa yang mendetik
berbisik sesuatu
apakah kehilangan itu misteri?
atau sekadar satu persinggahan?
rentetan masa membawa
puzzle yang bercorak
diterap rindu yang lama
tak tergapai dek tangan
cebisan yang hilang
meskipun tanpanya
tak terlihat celanya
cuma sendiri mencorak pendua
acuannya tetap berbeza....
mungkinkah yang hilang akan ditemu
melengkap sepenuhnya puzzle misteri
berabad lama.....

Selasa, 11 Disember 2012

ku simpan sebuah duka

bila airmata ku tak mampu mengalir lagi...segalanya ku biarkan berlalu begitu saja.  seperit mana ku tanggung di jiwa, aku relakan ia.  tak mungin aku mencorak pelangi di hujung perjalanan ini.  gerimis kelmarin bagai menyiram gersangnya hati.

kalam semalam tiada nokhtahnya. ku sambung tinta beralas kasih agar mekarnya mawar tetap di maya.  jauh ku bawa kembara hatii berilusi......di dedaun rindu, kekurangan ini bagaikan penghalang.  aku hanya cebisan puzzle yang hilang berabad dulu.

ku lentur mimpi tanpa harapan. ku canai harapan dalam mimpi kelmarin.  dan saat ini aku melayari bahtera mimpi tanpa sempadan.  kerna hari esok bukan satu ketentuan...

Isnin, 10 Disember 2012

seloka hati

kendi lama di gilap baru
buat hiasan di ruang tamu
bila rindu rasa terharu
mengharap kasih datang bertamu

kendi lama tangkainya berlubang
di hias cantik mawar yang kembang
kasih ku kirim tanpa di undang
bersama cinta kembali pulang

mawar merah pemilik hati
milikkan tetap cinta yang suci
ku sambut kasih ku simpan rapi
walau mekarnya tak lagi berseri

Sabtu, 8 Disember 2012

pasrah

pada ketentuan tertulis
adakah perjalanan ini penuh ranjau sepanjangnya
menuntut airmata dan hiba
sesaat tak ku rasa bahgia milikku
tak terasa cinta itu wujud untukku

di saat hati hiba
tak terluah segala
yang mengerti tak punya
di hati....ada wajah tertera
di minda.....ada kasih tak terucap
di benak.....ku jahitkan luka
di bibir .....ku tutup seribu luka

Jumaat, 7 Disember 2012

untukmu yang bernama hati

seguris luka itu tak mungkin akan pernah sembuh.  janganlah ditaburi bisa di perjalanannya.  lepaskanlah segala perit itu di lembah luka......di muara hati menanti,  sinarnya yang mampir tanpa kau sedari.  biarkanlah lopak luka tertutup sendiri saat penawar kian hilang.  yakinlah ia pasti berdarah semula tanpa rela.

untukmu bernama hati......berikanlah ruang untuk diubat luka.  segaris luka tanpa parut mungkin bukan realiti tapi, jadikanlah luka dan parut itu sebagai peringatan supaya kau tak terluka lagiiiii

Rabu, 5 Disember 2012

lagu hati

saat airmata tak mampu membendung luka di hati, sepi malam seakan mengerti tangisan hati.  Tak mampu sembunyi......aku tersandung berkali dalam pelarian ini.  kali ini aku tertusuk ranjau berduri di liku jalanannya.  saat hati mula tterubat , sembilu rasa menikam naluri.  aku bagaikan mati seketika dijerat sengsara.

aku ingin menjemput luka berdekat lama pergi....sedikit ku unjurkan masa, mencetak ruang, terzahir rasa naluri.  ku cuba jahitkan tapak hati menutup sendu dipermulaan langkah ini.  tapi, bisa semalam menular dan racunnya sebati.  sendu itu berlagu. aku dan luka itu menyatu akhirnya.  salam terakhir ku terima menyahut perginya kejora malamku....

Selasa, 4 Disember 2012

CINTA BUAT KU HANYA DI MAYA

seringkali  titian itu rapuh
selangkah aku di garisnya
memijak onak duri
di langkah mula

di tengahnya ranjau kian menusuk
biar berbunga bahgia
janjinya tak nyata

mawarku layu dalam renyai kasih
seri hilang walau kejora bertandang
yang nyata di maya pada
kasih tertumpah
pada bebayang itu
hingga  saatnya tiba jua

Isnin, 3 Disember 2012

sepi

resah itu mengisi
tiap ruang terhampar
seribu persoalan
tanpa jawapan
ku harung dengan mimpi
di rantai harapan

Sabtu, 1 Disember 2012

pelangi kasihku

bila menyendiri
rindu yang memaut kenangan itu
menyelubung sepi
aku di sini
jauh membawa rasa
rindu dan luka
kecewa dan hiba
yang indah tentang kenangan
yang memagar hati
menyulam kasih yang sepi
disemai benihnya murni
dibajai setianya

di sana ada resah
di sini ada gundah
di sana berteman nyata
di sini berrteman mimpi

harum mawar di tangkai kasih
sinar kejora memayung setia
berabad memendam kecewa
bermusim melara jiwa
kini pelangi itu tiba
dalam samar bersinar
dalam kelam mencari
mimpi seindah pelangi

Jumaat, 30 November 2012

lelah

dan kini aku di sini
kembali sendiri
meraih sepi di perantauan
aku tersauk
di ranting resah yang lelah
jauh ku lenyapkan
rahsia hati yang membungkam
tak telus di pandang
tak cemar di jalan
aku permisi
agar tak terluka lagi

Khamis, 29 November 2012

dingin malam menjemput rindu

lama ku nanti
hati berbicara
tanpa suara
goresan rasa
selimuti nadi
bercampur resah
dalam penantian
tanpa kalimah terucap
aku dan bayangan
bersatu dalam samar cahaya
meneroka lurah sepi
dikait mimpi bersulam harapan
renda hati berwarna
mencorak seribu lakaran
tanpa pasti

tak terlelap mata ini
ingin bermimpi
tentang bahgia
bagai tersauk akar di bumi
menyentap langkah
rebah
menyembah bumi
berlumur selut di tubuh
namun tak tertimbus resah
bercambah
dan dingin malam ini
menusuk bisa itu

Rabu, 28 November 2012

kejora ku satu

sedetik itu tiba
melerai resah
bercerita dalam tawa
berseloka dalam sendu

tangis beriring bersulam rindu
tersentuh nurani
kala sepi menjemput rindu
berlabuh di pinggir kasih

aku rebah di ribuan persoalan
tanpa jawapan
tika rasa itu tiba
ku akui
aku  semakin rindu
pada kehilangan

dan di sini
di akhir garisan ini
aku mengalah
pada ketentuan

aku kembara
membawa hati yang terlerai
pada senyuman
pada seraut wajah
kini....
jauh dari sisi

Selasa, 20 November 2012

bertakuk hiba

di saat aku diuji
lelah ku berdiri
rebah tersungkur
menyembah bumi
dalam derai airmata yang jernih
longlai

menyeret sebak di hati
di celah likuan berduri
aku bersendiri
menyendiri
berbisik luka
mendengus hiba

dugaan bergilir tanpa suara
tercarik mimpi impiana
tercalar bahgia

sedetik ku rasa
hadirnya menyinari
kini kelam menyelubungi
yang tersisa......
cuma lara di jiwa



Sabtu, 17 November 2012

ERTINYA

R = RAUT WAJAH DALAM MIMPI
I  = INDAH DALAM KELAM
N = NAMA YANG TERPAHAT
D = DI DEDAUN MASA
U = UNTUK DIA

U = UKURAN RESAH BERCELARU
N = NAMUN KASIH BERTAUT
T = TAK TERPATRI JANJI
U = UNTUK KU LINGKARI MASA
K = KAITAN RINDU DAN MIMPI

M = MUNGKIN TERLERAI MIMPI
U = UNTUK SELAMANYA

kasih merapuh

andai ranting kasih merapuh
dedaun rindu pasti layu
kala mawar tak mekar lagi
hilanglah harumnya
hilanglah seri

kala cinta berbunga lagi
tiada janji terlafaz
hati termetri terkunci
tiada ruang lagi

dan impian lebur lagi
tak tersulam bahagia
meskipun pelangi indah terhampar
sekadar tatapan mata

dan mimpi itu
berlalu pergi
bersama kejora hati

Rabu, 7 November 2012

sisipan penantian

dan bila menyendiri
seribu satu rasa hadir
menauk dan memangkah
semangat yang goyah
resah bergilir mencanai sepi
lesap di telan pekat malam
aku .....mimpi dan nyata
bertapak di situ
dalam realiti
hidup ini satu perjalanan
menuju satu destinasi
yang pasti
dan selama itu
aku bertahan di sini
mempertaruhkan
sebuah kecekalan

6/11 datang lagi

6/11/1999 aku menjadi miliknya
dan kini dia tiada untukkku
2 tahun berlalu menyimpan seribu satu cerita
dalam maya dan nyata
cuma
kini ....aku dan rindu
terkunci jadi satu

Sabtu, 3 November 2012

.......muara rasa

sendirian menjadikan aku sepi
dalam meredah ranjau berliku dan berduri
tegak berdiri meskipun lesu
tumbang tak mudah
di cengkam akar di perut bumi
senyum tak melatah
tawa tak menggalak
aku dan resah
bersimpul dalam tenang
di muara hati
berselimutkan mimpi yang tak sudah
dan impian masih bernyawa

PERGIMU TAK KEMBALI

waktu berinjak lalu bersama dengusan nafasku
menguis rindu yang tak pernah ku usir
tercalar luka dek toresan pilu
sememangnya......kau telah pergi

tidak ada seharipun bersamamu tanpa usikan dan tawa
11 tahun mengharung getir bersama
menghitung hari membina bahagia
menghampar kesetiaan yang tak mudah goyah
cuma ada ketikanya emosi mengalah
kandas dalam percaturan hidup

kita tidak mampu memayungi hidup dengan kemewahan
kepayahan itu menyatukan perasaan kita
masih mampu mengukir keindahan
tapi semua itu tak berakhir dengan apa yang kita impikan

kau pergi menyentap seluruh jiwaku
membunuh kasih yang membuat aku terus hidup
kau pahat kasihku di dada nisanmu
tanpa sebarang pesan ku kau tinggalkan
aku terdampar bersendirian.....mencari haluan...

kini.......aku masih sendiri

Jumaat, 2 November 2012

sendu di hati

bila arrow menyanyi...
hati pasti merindu
pada kasih yang hilang
seketika ia bertamu
menjengah mimpi
dan berlalu

aku menanti dalam sepi pencinta
pada petemuan yang kelam di maya
lenyap di nyata

bila mimpi itu hilang

kenapa saat ini
aku rasakan begitu terasing?
sayu terbuai dalam tenang menyendiri

aku bangun mengintai jendela
redup cuaca memayung resah
aku pasrah mencari haluan

terasa ada rindu yang bertamu
terasa ada kasih yang mengusik
tapi nyatanya aku sendiri

siangku jadi sepi
tanpa kalimah terucap
membungkam di hati

aku menanti malam tiba
menanti pula sinar kejora
mengharap terangnya kelam
tapi kejora di awangan
jauh di pandang

mimpiku jadi pudar dan kelam
tiada warna indah
dalam lena terpaku
impian ku tak sudah

Rabu, 31 Oktober 2012

ke langit mendongak impian

terkunci bicara kala pilu menyapa
terkaku seraut wajah
berlegar di maya
menuntun resah berlari
di kaki lurah rindu
jiwa mati
lara bersahutan
tangisan dan esakan
bergilir dalam waktu
tanpa sepatah bicara merungkai
.............

membisu
mencari bait kata untuk diukir
pada kalimah yang pudar
rebah menyembah
padaMu ku berserah
mengharap rahmatMu
mengharap hidayahMu

dan guliran waktu yang berlalu
memadam impian kelmarin
ku singkap hijab lara
demi kalimah azimat
aku berdiri
sendiri di sini
di bawah silauan kejora
di payung mentari kasih
aku akan terus teguh berdiri
menyulam mimpi dan bahgia
di maya pada

Selasa, 30 Oktober 2012

Terima Kasih Segalanya - Lestari

Boleh Layannnnn................

Walau sekadar lagu dan lirik ....

Lagu ni memang sedap didengar buat seseorang  insan yang kehilangan sesuatu atau putus cinte atau sebagainya......

Rileks minda ....

So Layannnnn lagu Rock Kapak tangkap jiwang. 








Terima kasih ku ucap kepadamu
Kerana sudi menyayangi diriku
Semoga kita bersama dan setia

Aku bersyukur pada Tuhan Yang Esa
Kerana dia yang menemukan kita
Semoga kita mendapat rahmat darinya
Hidup bahagia

Oh kasih indahnya kurasakan
Sewaktu engkau ada bersama di sisiku
Indahnya cintamu

Biarpun apa yang terjadi rela ku tempuh
Asal kau tahu hargai pengorbananku ini
Terhadap dirimu
http://lirikami.blogspot.com

Sewaktu kau berduka aku ada di sisimu menemani
Sewaktu kau gembira jangan pula kau lupa diri ini
Andainya aku tiada
Abadikan cinta kita sepanjang hayatmu

Terima kasih ku ucap kepadamu
Kerana sudi menyayangi diriku
Semoga kita bersama dan setia
Hidup bahagia...


Isnin, 29 Oktober 2012

kuisan rindu

mampukah aku menguis hadirnya rindu
kala naluri berkata
sebak di dada berlumut luka
aku cuba menjernih keruhnya airmata yang tertumpah
dan melenyapkan mimpi
dari meracuni kalbu sepi
segalanya bukan untuk ku

ku cuba beralu pergi
memujuk rindu yang bertamu
kiranya tempatku bukan di sini
maafkanlah

OLAN - Kenangan Semalam

Jumaat, 19 Oktober 2012

Coretan Wajahmu





Tiap hari ku memerhati, coretan wajahmu
Yang ku pamer di atas meja di dalam kamarku
Tak terasa kenangan lama, kembali menggangguku
Terungkap kisah yang lalu, antara kau dan aku

Bagaikan di air tenang
Wajahmu jelas terbayang
Kau datang dan kau hilang, pulanglah oh sayang
Ku langkahi ranjau berduri
Ku tempuhi dengan berani
Berlari dan mencari wajahmu oh kasih

Tiap kali ku merenungi, coretan wajahmu
Kerinduan meragut hati, membelai di jiwaku
Tak terhenti ku menyesali, mengapa kau pergi
Kebetulan tiada jawapan yang dapat ku temui

Di bawah sinaran rembulan rinduku kian mendalam
Lemas bersama khayalan, hilang dalam impian
Kau biarkan daku terseksa, merana dalam sengsara
Menempuh segala derita, musnah kerana cinta
Di dalam kamar yang usang, kau teruskan hidupku
Dan potretmu masih di situ buat pengubat rindu

Rabu, 17 Oktober 2012

..............di mana ada harumnya mawar desa
                  pasti  kejora dapat ketemu......

Selasa, 16 Oktober 2012

kasih di maya pada

kemas ku kunci ruang hati
menepis luka dari kembali
bertahan memamah sepi
berabad tersisip mimpi
tak ku cuba melolos diri
kerna nyatanya darah merah
membeku likat menakung sendu

tertoreh rasa di kaki tawa
terluak resah bertebing curiga
permainan atau sendaloka
di lembar maya tak berkata

rejaman nista bertualang dusta
kasih disula bermandi nista
sekujur tubuh terdampar
di juraian janji tak terkota

maya atau nyata
hadirku tak dikira
luka berantaian
sendu bertautan

Jumaat, 12 Oktober 2012

darjat

hingga ke hari ini....pangkat dan harta masih menjadi ukuran.  aku lelah meniti likuannya selagi selimutku berjarumkan benci.  aku cuba melorot resah dipinggir duka dan cuba membina harapan di dunia baru.  sayangnya garis kebendaan masih tebal diukur. rebah dan tersungkur dalam ruang sempit yang terkunci.

tiada ruang untuk berdiri.  lemas dihimpit duka dan kecewa.  di dahan rapuh cuba berpaut tapi jatuh jua tanpa ku takik dahannya.   rentasan ego di lontar ke muka. siapakah yang peduli  ?

Khamis, 11 Oktober 2012

bila hatinya terguris

sehening subuh itu
resah berlagu menyahuut azan
rentak hati celaru
tak terucap patah bicara
hanya padaNya jua berserah

kala sekeping  rasa retak
di kaca mata hati
menusuk sembilu jiwa
lukanya tak berdarah merah
namun
ngilunya terasa jua

berlalu
tanpa salam kemaafan
kerna
sembilu itu
menjalar dalam nadiku
dan menikam
di setiap kali
wajah itu hadir
melengah hiba

Jumaat, 5 Oktober 2012

hirupan rindu

bila rindu tak pernah terhakis
kasih itu menjadi tembok
ditembus duka kelmarin
melayar bahtera hidup
dalam kaitan sejarah kelmarin
dia hadir bertamu
dalam hembusan lembut angin menyapa pipi
singgah sedetik
dan berlalu
kini....sendirian lagi
menghirup rindu dalam sendu

Isnin, 1 Oktober 2012

29/9/2012 ITM D KENDURI PERKAHWINAN ANAK EN SHAMSURY DAN PUAN RODZYAH



Meskipun lebih 21 tahun telah berlalu, kesinambungan silaturrahim tak pernah putus.  Jarak tak mampu memisahkan kenangan dan majlis ini menemukan biarpun hanya sebilangan kecil tapi ia amat bermakna .  Antara sahabat dan pensyarah. ....antara rindu dan kenangan, kita berkumpul meskipun saling kurang mengenali antara satu sama lain. Terima kasih atas keramahan. terima kasih atas kesudian. terima kasih atas kenangan terbaru ini....

Ahad, 23 September 2012

memoir cinta

kita sering mendengar kisah cinta lama muncul kembali. ungkapan patah tumbuh hilang berganti, bukanlah asing bagi kita semua.  tapi, sejauh manakah kekuatan cinta yang telah lama menyepi?
ikatan perkahwinan bukanlah satu tanda bahagia akan bersama hingga ke akhirnya.

hanya segelintir yang mampu menikmati nikmat kebahagiaan dalam penyatuan cinta sejati hingga ke penghujungnya .  kadang-kadang kita tak mampu untuk menyangkal ada kekuatan pada cinta yang terselindung berabad lama.  kisah cinta seorang ayahanda tak pernah berakhir meskipun di lerai dipertengahan dan terpisah hingga ke akhirnya.  sesungguhnya janji itu pasti tertunai.  hanya kuasa Allah yang mengatasi segalannya.  cinta yang abadi yang terputus di pertengahan akhirnya disemadikan bila jasad dan nyawa tak lagi bersatu.  kisah cinta abadi tak akan pernah berakhir.  di penghujung cnta yang terpisah.....mereka ditemukan bersebelahan nisan tanpa dirancang.

kini.....kisah cinta itu menjadi tunggak keyakinan.  cnta yang tulus dari hati tak mungkin akan lenyap biar berabad lama.  kini cinta itu menjadi inspirasi untuk menikmati tulusnya kasih.  cinta yang tulus tak terzahir di dunia nyata tapi, ia cukup kuat untuk dirasai selamanya........

Jumaat, 21 September 2012

kiranya satu ketika dulu, seorang anak kecil itu pernah meratapi ketiadaan ibunya.  di tinggal pergi tanpa khabar. menyimpan dendam yang tak ada punca.  meniti kedewasaan dalam rindu yang tak berarah.  berabad berlalu menyelongkar misteri alam, pada maya bertinta.....kalamnya tajam menikam lubuk jiwa yang mati. 

rindu itu memaksa dia akur pada keegoan manusia. rebah di kaki sebak tak berpenghujung.  perahu di air itu hilang nakhoda kasih.  hanyut di bawa arus hidup.  lelahan berkemudi menongkah arus menjemput jemu.  pada satu penantian di muara hati.

dan masa terus berlalu......di setiap hentian waktu ada harapan.  sekadar harapan yang menjulang impian. 

Khamis, 20 September 2012

satu detik dulu....aku pernah termenung memikirkan kenapa kesudahan itu bagai tiada nokhtahnya. walau berabad masa berlalu, waktu yang bergulir seakan tidak mahu melepaskan. terikat di minda dan hati......luka dan sepi.  kini rentetan tu berlari dan hadir.

di penghujung perjalanan ku temu jawapan kepada persoalan.

kemarau bahagia

berabad lama mencari dalam samar
haluan bahagia dan cinta
bersama telahan kasih
terdampar di perigi buta
gersang dan kontang

di dasar resah tak berpenghuni
lelah menjejak tapak yang hilang
lelehan keringat memandikan
tubuh yang longlai tak berdaya

semarak impian dalam jiwa
mencium semerbak harumnya mawar
di sinar suria di pagi hari
namun kemarau kasih membara
menghangat hamparan hati
berselerak bara berpercikkan

resah...
lelah.....
sendu...
hiba....
duka.....

ku cari garis masa
penamat lara di jiwa
sedang diri dipersenda
tanpa dibela




Ahad, 16 September 2012

pelangi kasih

pelangi indah itu bagai hamparan sebuah mimpi
untuk ku landasi sebuah impian
menuju gerbang bahgia
selangkah mengorak hala
selangkah meneroka ceria

mahligai tanpa penghuni
suram dalam sepi yang terasing
ada cinta
ada kasih
ada sayang
ada rindu
tapi
sepi dari nyata
ruang kosong terhampar
di lautan tak bertepi
di bibir pantai yang dingin

Jumaat, 14 September 2012

harapan untuk si camar yang hilang

dan bila bahang mentari kian reda
rekah bumi kelihatan
jelas gersang
kekeringan dan kehausan

titis dari mendungnya awan
di balik tenda biru
ku intai harapan terpendam
di kaki bumi mendongak ke langit
berlantaikan rindu dan resah

kiraan detik ku mungkin salah
jejari masa mungkin patah berganti
namun waktu yang bergulir itu
tak pernah mudah mematahkan
apa lagi memudarkan
sekuntum senyum yang menawan
menghilang dalam kabus masa
biar terpisah ruang waktu
tetap bersatu dalam mindaku

ku ukir awan larat di kaki kejora
menanti sang suria esok hari
membawa khabar si camar yang hilang

Khamis, 13 September 2012

kala rindu itu bertamu

bila rindu itu memaut kenangan
kau hadir dalam samar bayangan
tanpa janji atau ungkapan
sejenak hadirmu mengirim rindu

ku kais resah di birai hati
bertanya kesahihan rasa
di tabir melodi sendu
kala sepoi angin itu berhembus

kalimah itu hilang di bawa angin malam
dingin bayu malam mengelus bibir
menguncup rindu berpaut
dan bila cahaya wajahmu hilang
deraian kecewa bertamu
kerna
ku sadari
hadirmu hanya
untuk mengurai rindu di hati
untuk semusim lagi

bila detik itu terhenti

kalam ini makin sepi
semakin menjauh pergi
suram cuaca di kamar hati

terpisah ruang waktu
ku yakini hati kan tetap setia di sini
meski rindu kian pergi menjauh

sedetik ku rasa semuanya bagaikan hilang
sekelip mata beredar bersama bayang
hanya kerna aku yang terkunci
tak memiliki dan mati

tersandung dan rebah
di garis luka
pimpinan jauh tak terjangkau
sedang luka kian parah

ku titi detik yang bergulir sendiri
ku rawat robekan yang kian parah
....aku ingin pergi
sebelum tangisku bernyanyi

Selasa, 11 September 2012

resah di hujung kalam

seorang sahabat pernah berkata
jadikan masa yang ada
untuk mengisi kekosongan
dalam memori silam \
yang tak pernah ada wujudnya

ketika ini lembar putih menemukan
rasa yang buntu di perjalanan
menguis dedaun rindu
dari kamar hati tersembunyi
resah berabad membeku
tanpa di tanya
kenapa ia hadir

tapi
seketika ia meragut tangis
di riba malam yang sepi
seraut wajah di kanvas hati
kabur di jendela kasih
kala kejora berbicara

sepotong ayat menguris luka
mengubah segalanya

Sabtu, 8 September 2012

mawar kian layu

setelah kemilau kasihnya hilang
aku semakin rindu pada tautan cinta
kala sulamannya rapi menjahit luka

tak ku biar darah merah itu menitis
mencemar permaidani hati
kala jiwa gundah
melawan resah

ku renjis mawar berduri
di pelantar berjeriji
terkurung dalam rindu
derai kelopak satu persatu
melurut di daki penantian

dia pergi tanpa pesan
bertahun menyimpan rindu
di nesan hati yang kian membatu

Rabu, 5 September 2012

ANTARA KASIH DAN CINTA SAHABAT

bertahun menjejak rantaian rindu
di kaki permaidani resah
ketemu di layar maya
menjerut rasa bermusim
tak terhelah menepis hadirnya
seketika terpegun
keagungan kasih
ketulusan hati
.......dipersenda kala kasih di hujung talinya
di khianati kepercayaan dan  kejujuran
tersisakah benih cinta dalam diri
kala perginya umpama
deraian kaca berserpihan
bertaburan di kaki lima
menusuk dan terus tertusuk
setiap denyutan nadi
terbina tembok hati
mati dan kaku
untuk ditembusi
sehalus sutera maya
di layar rindu yang tak bertepi

Jumaat, 31 Ogos 2012

rindu dan luka

dan aku.....ingin pergi
bila rekah di hati berdarah semula
tak mampu ku selar gundah
bila kasih ku terluka
di guris sembilu
sedang harapan pada bahagia
semakin jauh tak terjangkau

Ahad, 26 Ogos 2012

di titis rindu

aku permisi dari rindu yang tak berpenghujung
ku calit resah cinta pada lewat pertemuan
segenggam kasih ku rantai pada kerdipan mata
kau...hadir menyemai gundah
berabad terkunci rahsia
ku tutur bicara
sulam gelisah di birai senyumku
lirik mata penuh cerita
tak terselindung sinarnya
mengapa...
bicara tak semudah tulisan di hati
kala jerat duka memerangkap tawa
rindu hadir menggigit rasa
iizinkanlah.....kelopak mawarku berseri semula
di tangkai kasih setia
hingga ke hujung nyawa

kejora buatku

kala cinta itu menyampaikan
rasa hati terbuku berzaman
kejora ku hilang seketika
melamar rindu di muka
tautan hati terungkai
di ranting rapuh berdahan kasih
lelah bermusim
dia dan rindu
hadir dalam dilema
menawar bahagia dan cinta
tak tertadah curahan kasih
melimpah membajiri
meresap nurani
membeku duka
di pelabuhan rindu
kala jeriji hati terkunci mati

Sabtu, 25 Ogos 2012

andai sedetik itu milikku

dan bila......kesempatan itu memberi ruang
suara hati berbicara
melalui mata
yang tersirat itu terzahir
kasih berbuku sekian lama
memamah rindu
di hujung pertemuan
seraut wajah lampiran cinta
ku tatap penuh makna
sedetik kesempatan menatap rindu
ku jamah resah bertamu
di dedaun sepi
ku tunggu sesaat hadirmu
dan kiranya yang termampu hanya ku sentuh bayangmu
ku relakan kasihku
menjadi milikmu di maya
kerna wujudku
sebati dalam jiwamu
dan kekal di situ
selagi rindumu milikku



Khamis, 23 Ogos 2012

rindu yang terhakis

kelibat rindu di bayang itu
merantai resah di kaki tawa
aku meredah gerimis
cuba membasuh daki di tumit rindu
namun payah
lekit duka di celahan jari
sebati tona kulit
malam ku sedingin kasih yang tersemai
menyelimut retak jiwa
kala cinta itu terluka
dan bila kejora muncul semula
rekahan terlihat jelas
dan hati ini
masih di rantai rindu

Ahad, 19 Ogos 2012

sepi kasih ku di aidilfitri

syawal ini menjemput rindu yang tak terungkai
merantai resah yang bertamu
dalam kolam gelisah
aku cuba bernafas
dalam lumpur hiba
di dasarnya ada wajah yang dulunya hilang
kini .....aku melakar serpihan memori
di kanvas hati
tanpa warna yang pasti
mengharap cahaya di langit
menerang tanpa pasti
aku
terbiar sendiri dalam petak emosi beku
kaku dan mati

Jumaat, 17 Ogos 2012

meraih sendu di hujungnya

aku pulang.....dalam rindu tak berpenghujung
menyimpan seribu rasa yang tak terungkai
aku dan kisahku yang tesendiri
melitup rasa tawa
pada birai sendu
aku rindu
pada seraut wajah
wajah demi wajah
bersilih ganti
bergulir menurut waktu
aku termanggu mencanting luka
di ranting pilu
kala takbir berkumandang
aku kesendirian hiba
di pautan luka
tanpa cinta untukku lagi

Khamis, 16 Ogos 2012

sedetik rasa

semalam...aku harungi kepayahan mengatur setiap sesuatu itu sendirian.  rebah menyujud bumi. tangis membungkam di sejadah biru. tanpa ungkapan hanya berkata melalui tangis dan sendu.  kiranya kau mendengar tika ini aku tahu...pergi mu bersama seruan laung2an suci....dipayungi rintik2 airmata membasahi tanah di pusara......lirik yang amat mecuit hati pilu.  ku ditinggalkan dalam kawah duka yg membenam segala memori lama.  dan ketika di mana aku bukanlah diriku lagi.  kini.....aku berlari di titian tergantung ini sendiri. lelah ku tak terlepas.  mataku sarat mengendong tangis....tertewas di pentas ini.  setetika nafas terhenti seolah ia pergi sederas angin.  hilang sekelip mata tapi aku masih di sini.

celaru

seminggu aku terbelenggu
ramuan emosi bercampur baur
tanpa tawa mampu ku ukir
hanya tangis dan sebak mengisi
tiap detik yang ku rintis
bagai ranjau yang menusuk
tertikam dan berdarah
aku rebah menyujud pasrah
antara rela dan terpaksa
tangis ku tak bernada
tiada lagi ungkapan yang terisi
segalanya suram ...sesuram hati
andai bisa terlukis jiwa yang berkata
pasti langit bertukar warna
dan rerama yang berwarna
pasti hilang serinya
kala reranting patah di tengahnya


Isnin, 13 Ogos 2012

jika ini suratan ku

Ya Allah begitu berat ujian untukku.  terkulai menyongsong tangis sendiri. tak mampu ku tepis sayu yang tiba bertimpa dan roboh benteng cekal ku.  hari ini cekal wanitaku kian diuji.  sendiri menerjah resah...nekad membuat keputusan dan aku pasrah pada jalannya.  di riba sepi aku tangisi lukah hati.  pada rindu yang terkunci.  tiada lagi kata yang terucap .........dalam titis airmata pilu.  kalimah demi kalimah......dalam sebak menghela nafas, ku jahit pipisan kecewa tanpa ada parutnya

Ahad, 12 Ogos 2012

dan titisnya kembali

dan bila airmata mula menitis dan tak henti mencurah....dinding resah robek akhirnya.  aku lewati kalimah sabar dengan sekelumit cekal yang berbaki.  entah kenapa satu persatu goresan sendu mendatangi.  lopak rindu bertandang.  ruang resah bertamu. begitu banyak persoalan tanpa jawapan.  aku akur dalam redho.  kejamkah aku kiranya ku lupakan getiran semalam? semakin aku cuba kuburkan cinta lalu semakin besar goresannya..

dan aku terus berlari di onak berliku tanpa peduli tusukannya.  samada aku seorang yang tabah atau aku lakukannya kerna terpaksa....

ombak resahku

aku tidak hadir untuk mengeruh suasana.....kala mentari itu menyinar, ku tuai resah ku sisip dalam kocek rindu.  nesan luka itu ku semadikan di pusara kaku.  alunan ombak rindu mengisi ruang sepi.  kala kelip mata membendung tangis.  lewat penantian ku tercalar.....kembali terluka dalam diam.  ku sorok gndah di jiwa tatkala takbir raya hampir tiba.  aku pasrah menerima ketentuan.  hidup ini indah bila bahagia menjadi milik kita.  berlandaskan kata....selagi kita tak memiliki kita tak akan pernah kehilangan, maka ku layari perjalanan ini bersama kasih yang tak pernah padam meskipun dalam reaiti ia tiada di sisi.....dan bila takbir bergema........rindu padamu mencengkam jiwa.  semoga aku tabah melaluinya sekali lagi

Ahad, 5 Ogos 2012

aku dan cinta

aku tak pernah kesal mengenal erti cinta.  meskipun bagiku cinta itu hanya satu.  bila ia pergi ia berkubur bersama luka.  sesetiaku pada cinta, aku tak pernah meragui cintaku.  entah kenapa cinta tak pernah mekar lama untukku.  apakah takdirnya aku hanya merasai cinta itu hadir tanpa memilikinya.......aku pasrah.

kelmarin.....luka lama hampir sembuh.  tanpa ku tagih imbalan kesetiaan.  hari ini, aku lewati penuh sendu dan pilu tatkala cinta itu ramah menyapa.  goresan lama berdarah semula.  aku menyimpan seribu luka di garis perjalanan yang menghambat waktu dan usiaku menelan tragedi ngeri berulang.

jauh ku lontar impian tersembunyi.  sejauh mungkin ku baling bayangan mengekori.  ku teduhkan diri dari ekoran sinaran matahari agar bayang tak terus mengekori.  aku dan resah itu dalam satu nadi.  aku dan luka itu dalam satu nafas.  aku dan cnta itu dalam satu nyawa

Rabu, 25 Julai 2012

daya wanita

sebuah senyuman rahsia di jiwa
menyimpan seribu erti maksudnya
sukar ditelah lukisan hati
di bibir rautnya terukir

sopan langkah menutup resah
redup pandang tirai rindu
mengundang sejuta tanya
di remang bahang mentari
bebayang berlari mengekori
sedang waktu tak mampu di tunda

diri wanita menekap kasih
jaringan memori tautan hati
andai berlabuh kasih di minda
hamparan luka tersedia lah sudah
luka dan sendu sulaman rasa
antara tawa dan kasihnya
seiring bersama cinta
berkubur dalam debarnya

Ahad, 22 Julai 2012

tuaian rindu

pembohongkah aku kiranya mataku basah
membendung duka
kala hati cuba bersuara
tanpa mampu berkata

sudut kecil naluri wanita
ada ruang sepi
ada ruang rindu
terhampar dalam remang resah
pertahan emosi rapuh
tak tersujud egoku

kala rindu itu  menjemput airmata wanitaku
tersandar aku kelayuan
di bangku duka
lewat ku undang memori kelmarin
berkubur bersama nesan lara
kini ku tuai helaian mimpi
dengan harapan
hatiku tak terluka lagi

Jumaat, 20 Julai 2012

bila Ramadhan datang lagi

Ramadhan.....sayu hadirmu ku sambut bersulam rindu
pada seraut wajah yang telah hilang dari sisi
tak mampu ku tangkis lara di tabir
menolak cinta yang pergi

Ya Allah.....sampai kapan harus ku tanggung
jeritan batin seorang pencinta yang setia
sedang luka lama telah ku rawat
meskipun parutnya kekal di situ

aku tersandar di tamu Ramadhan
kala airmata menitis mengenangmu
Ramadhan kedua tanpa hadirmu
aku masih merindui
pada setiap hadirnya Ramadhan
tanpa mu
aku pasrah
dalam redho
mengharapkan sesuatu yang tak mungkin
cinta ke hujung nyawa

Rabu, 18 Julai 2012

MOJO-ANDAI KU BERCINTA LAGI

aku kerap mendengarkan lagu Mojo berulang kali tanpa jemu. .....rindu, cinta dan kenangan antara 2 jiwa.  jiwa yang telah lama mati antara celahan memori dengan cinta yang tlah lama hilang.  sesungguhnya cinta itu teramat indah dan sesuatu yang sukar dimengertikan. bagiku...cintaku hanya satu dan ia telah ku simpan rapi.

cinta, kasih, sayang.....bagiku pengertiannya berbeza.  menerima sayang seorang sahabat adalah sesuatu yang selalu diungkapkan.  kasih dari seorang yang hampir dan menghargai kehadiran kita di hati adalah satu penghormatan.   cinta adalah khalimah sayang paling tinggi buat seseorang yang hidup dalam jiwa kita tanpa kita pinta atau kita sedari.

walaupun kasih sering hadir memayungi resah jiwa, aku sering merantai hati dari berbicara. tentang rasa dan impian yang terjerat.  aku membiarkan seribu persoalan tanpa jawapan.  andai bersemuka persoalan yang sama....aku dengan tenang berbicara. hadirlah tanpa mengkhianatinya.

menguntum senyum pada setiap persoalan yang tiba.  dalam kemelut rasa yang berbaur sepi dan rindu....aku mengatur luka di bibir tawaku.  menawan tiap langkah sepi dan rindu .  dan hanya aku yang bisa mengerti ....percaturan hati.

andai ku miliki cinta itu lagi....izinkanah ia kekal menjadi milikku abadi atau...kiranya aku tak layak memiliki, izinkanlah aku merasai indahnya cinta iu selagi ada hayatku.

andai aku perlu memaksa lafaz cinta....akan ku pastikan bayangmu bukanlah penyebabnya.  telah ku patrikan memori cinta itu....ku bina layar baru....mencorak di langit terbentang tanpa sempadan...

Rabu, 11 Julai 2012

mawar luka

warna luka itu merah
pada simbahan  kanvas rindu
berbekas menjadi parut hitam
tanpa jahitan
namun
ku jahit sulaman rindu
pada bekas duka
biar buruk pada mata
walau tampak tak bermaya
ku cuba menyegar diri
menjadi mawar desa yang mekar
tanpa segan berkembang
menyeri taman
sepanjang usianya
menjahit luka
menghimpun cerita
di setiap kelopaknya  

sujudku berbicara

Ya Allah....ku susun duka ini
dalam sujud menyembahMu
dengarkanlah tangisan di jiwa
tika ucapan tak mampu lagi diungkap

Ya Rabbi....lunturkanlah nestapa ini
dari resah yang membungkam diri
kala ujian Mu aku terima dengan redho
berilah aku kekuatan
untuk terus melangkah
agar dakian semalam dapat ku hilangkan

aku......hanya kerdilan insan yang hina
lelah merapuh di jiwa
lemas dalam duka tanpa henti
walau ia telah ku lepaskan pergi

Selasa, 10 Julai 2012

Dari pintu ke pintu

Hijab tersingkap di maya
Merungkai tabir suria
antara dilema rasa
titipan suara
dalam sipu tanpa bahasa
tuaian rasa tersimpan
helaan nafas cangkupi masa

dari pintu ku intai seri
dari jendela hati terkunci
ku seru nama sisipan angin
menyapa resah berlari
di rantaian rasa terpenjara

ku kelek impian
menongkat harapan
secebis cuma
..............di akhir garisan

Ahad, 8 Julai 2012

Guliran waktu

Jari ini lesu
Kala resah bertamu
Di dinding tawa
Waktu mendung itu
Seakan menyegani memayungi
Aku menyambar suria
Dari terbit mentari
Waktu igauan terhenti
Dan aku melewati detik itu
Kala kejora hilang di suria pagi
Resah dalam gundah
Sulaman memoir terhenti sesaat
Bila waktu bergulir





Selasa, 3 Julai 2012

BINGKISAN RINDU

adakalanya gerimis hati mengundang resah
sedingin angin yang menyapa kulitku
selebat hujan yang mencurah bumi tika ini
jiwa meruntun pada sekalung rindu
rindu yang tak berpenghujung

bingkisan hati terpatri di situ
pada nesan kaku
dingin dan sepi
aku..selangkah demi selangkah
cuba menapak jauh dan terus jauh
namun hati terantai
pada setia cinta
pada duka dan tawa

kiranya aku tersungkur lagi
di riba mimpi
izinkanlah aku
menjengah semula mentari
di setiap jagaku

Isnin, 2 Julai 2012

Patri - Jinbara





Andai hati ini sang kecapi
perasaan jadi talinya
engkau memetik jari jemari
berlagu irama duka dan lara

Andai tubuh ini boneka
nalurinya benang sutera
engkau dalang mengawalnya
ketimur keutara kemana jua
aku hanya menuruti
mengikut apa saja hukuman

Andai diri ini taman tasik
sang kirana pula jiwa raganya
engkau menjaring dengan senyuman
dan mengurungkannya dari segala
namun diri ini insani
pasti ada kemahuannya

Kerna aku terpanah arjuna
sedikitpun tidakku menyesali ooo
aku rela ditawanan
aku rela terpatri cinta suci
aku rela ditawanan
aku rela terpatri cinta suci....ooo..oo

Lirik Patri - Jinbara


rindu yang tiba

hidup ini pasti indah andai tiada tangis duka
berkalang dalam jeriji resah
berselut lara di jiwa

aku semakin di himpit hiba
kala Ramadhan menjengah tiba
tak mampu tuk harungi kali kedua
tanpanya di sisi
bagai runtuh nuraniku
melurut dalam sendu rindu itu

bukan ku tunggu kepulangan
kerna aku tahu ia telah pergi
bukan ku tagih kebahagiaan
kerna ku tahu.....ia bukan milikku

cuma sekelumit doa dan harapan
ku pohon dari restuMU
izinkanlah aku terus berlari dan berdiri
mencari bahagia yang hilang
utuskanlah sekalung ketabahan dan kesabaran
untuk bekal ku
membentengi diri
dari rebah sebelum berjuang..........

Jumaat, 29 Jun 2012

celaru jiwa yang luka

kenapa ku tangisi hirisan jiwa?
kala sendu ku kian reda
tika tawaku mula berbunga
selama mana aku harus pasrah dalam redho

jiwa yang rapuh ini
meratah duka yang tak terhenti
menimbus luka
sedang hati yang telah lama hilang
tak pernah menampakkan bayang
cuma nanah dari luka toresan itu
kian parah

meskipun aku cuma camar yang hilang
hinggap seketika di ranting cemara
menunggu kilauan kejora
menerangi malam untuk seketika

Mojo - Andai Ku Bercinta Lagi




 Andai Ku Bercinta Lagi -MOJO

Kini kau tiada
Senafas pun ku perlu mencuba
Kau bawa pergi sebahagian dari jiwa raga

Bersendiri hidup umpama hilang erti
Bagaimanakah meneruskan hayat ini

Andai ku bercinta lagi suatu hari nanti
Tunjukkan di mana
Ruang hati untuknya yang masih belum kau huni?

Apabila tiba waktu bersemuka
Ku perlu pejamkan mata dan memaksa lafaz cinta
Dengan bayangmu di minda

Tiada pengganti bisa hadir dan mampu menyembuh
Rawan di hati meleraikan semangat ku runtuh

Bersendiri masa umpama tak beralih
Berapa lama lagi harus ku merintih

Malam tidak berpurnama
Fajar tiada kejora
Aku hilang di dalam gelita kalbu
Tanpa dirimu asaku mati



Khamis, 28 Jun 2012

ruang masa...ruang hati

sekian lama kembara hidup berlagu
menjahit duka di bibir tawa
berabad kisah cinta termetri
luput dek masa
tanpa kenangan tuk di imbas

bertalu hadir
dalam jinjitan masa
bertamu di ruang sepi
namun tak terisi

resah itu bermukim
di telaga hati
dalam kelam igauan semalam
ku sorot kilauannya
dalam selitan hiba
ku dindingkan perisai luka
dari gurisan lara
dalam getirnya
ku menongkah arus masa
tanpa ku undur nekad di jiwa
pasrah atau redho
aku terima seadanya
kerna.....aku yang tersendiri

Rabu, 27 Jun 2012

di daerah sepi ini

bila mimpi berulang
igauan siang bermula
bebayang timbul tenggelam

bila kejora itu bukan lagi bintangnya
malam kian malap
tanpa sinarnya

serungkai kata seribu persoalan
jawapannya tetap hambar
luka dan cinta
dalam kalimah rindu
ku jinjit bersama lara
biar pergimu ku rela

kesendirian membawa jauh kembara berjalan
mengambus kerinduan
menjahit kesepian
kala tamu yang hadir
tak mampu mengisi
ruang kosong di hati

akulah pelangi petang
seindah mawar desa berkembang
durinya membenteg luka
harumnya menyelinap jiwa

Isnin, 25 Jun 2012

awan pilu itu setiaku

langit mendung itu telah lama memayungi
walau tsunami reda
biar matahari memancar terik
ia setia memayung resah

saat demi saat bergilir
titis airmata itu tak pernah kurangnya
luka semakin dalam
tatkala ku bina impian

kala hati kian lumpuh
di makan usia
sekelumit harapan masih ku selitkan
dalam kembangnya mawar
dalam dingin rindu yang bersahut
ku titip bingkisan dalam sendu
aku dan lagu
menyatu dalam melodimu

Jumaat, 22 Jun 2012

impian dan mimpi

ia hadir lagi.....memeritkan
segalur luka lama berdarah semula
menyekat impian
aku rebah di hamparan sejadah itu
dengan jujuran titisan airmata
aku lemah tak berdaya
menadah tangan dalam sendu
ku pohon keampunan Mu
ku mohon hidayah Mu
ku  pinta bahagia dari Mu

dari kehilangan ini
dari keperitan selama ini
dari runtuhnya keyakinan
berilah aku ruang
untuk meneguk bahagia
tanpa duka dan luka

seusia ini....aku masih mencari bahagia
dalam keruh di muara hidup
ku susuri tebing usia
meratah sepi dalam duka

Khamis, 21 Jun 2012

rerama ungu

bermusim telah berlalu
sejak ku  semadikan pusara cinta
aku masih menggigit luka
tiap kali kenangan menjengah
ku cuba  berdalih pada realiti maya
mencari kekuatan di akar senja
sedang pucuk pohonnya tinggi berdiri

aku ... terkedip melihat bulan
mengintai kejora yang hilang
dalam dingin malam yang membungkam
aku setia menanti
pada hening pagi
pada sayupnya bunyi unggas

kerna hati telah ku kunci
ku biar rerama di luar
tanpa ku undang menjengah
sesaat ia resah
pasti ia berlalu jua

aku masih berbicara pada bulan
tentang sepi dan rindu
melampirkan tabir hati
di awangan sepi

Selasa, 19 Jun 2012

rantai masa

aku cuba melukis di kanvas hati
tentang rasa di minda
tapi hampa penghujung masa

lama ku tunggu
tak kunjung tiba
setapak selangkah
ku undurkan masa
ku kutip cebisan hati yang bertaburan
serpihannya melukakan
aduhh....tertikam jemariku

mengapa bisa kehilangan
pada nokhtah itu
kala segalanya bukan milikku jua
jenuh ku intai dirimu
di sebalik tirai kamar
cuma bebayang singgah seketika
sebelum kau hilang jua

cuma
tinggal aku yang lara
di buru kecewa
di rantai masa

potret jiwa luka

andai seraut wajah...
dapat melampir sejuta lukisan
pasti buruk hiasannya
celaru

lukisan hati?
pelangi petang yg berserabut
terang dalam kelam

lakaran emosi?
adus......lagi parah
berkeceramuk sekali
tumpah dakwat merah darah
terjirus dakwat hitam pekat

terpalit luka
tercalar tawa
tergarit sendu
hambar senyum itu

langkah lesu
menyeret sendu
esakkan bertalu
di muara rindu

Isnin, 18 Jun 2012

Hard To Say I'm Sorry




“Everybody needs a little time away.”
I heard her say,
“From each other.”
“Even lovers need a holiday.
Far away, from each other”

Hold me now
It's hard for me to say I'm sorry
I just want you to stay
After all that we've been through
I will make it up to you
I promise to
And after all that's been said and done
You're just the part of me I can't let go (Ooo ooo)

Couldn't stand to be kept away
Just for the day
From your body
Wouldn't wanna be swept away
Far away, from the one that I love

Hold me now
It's hard for me to say I'm sorry
I just want you to know

Hold me now
I really want to tell you I'm sorry
I could never let you go
After all that we've been through
I will make it up to you
I promise to
And after all that's been said and done
You're just the part of me I can't let go

After all that we've been through
I will make it up to you
I promise to

You're gonna be the lucky one

When we get there gonna jump in the air
No one will see us 'cause there's nobody there
After all, you know we really don't care
Hold on, I'm gonna take you there

jejak rasa

ku cuba menyambut rasa itu
tergelincir di lumut kecewa
lantainya rapuh rasa
telah ku cuba menyauk rindu
tapi bertabur di kaki egoku

ahhhh......silaunya mentari
bebayang harapan jauh tertinggal
ku ekori jejak silam
dari rantai masa
minda terbawa igauan kelmarin
becak rindu
kolam hiba

ia masih samar pandanganku
kala ku hulur ruang hati
aku tersandung semula
di rantai kecewa
salah kah aku menggapainya?

dasarnya harapan

saat ku hulur salam cinta itu dulu
dalam batasan sifatku
aku cuba meroboh ego mencanang rindu
dalam kemarau harapan
ku utus bingkisan rasa
dari kamar hati
lewat hadirmu menjengah tirai tawaku

sayangnya aku dibatasi
ruang rindu
ruang sepi
semakin aku dekati
semakin menggigit rasa

lantas ia berlalu bersama masa
ruang resah itu hilang
segalanya pudar

jerat masa melingkari mayaku
tersangkut di ranting waktu
aku tersungkur seketika
kala mataku ada sinarnya
biar sekadar hanya ilusi maya

Sabtu, 16 Jun 2012

pautan hati

bila resah itu bertamu
dalam sarang keserabutan minda
ku telah jawapan demi jawapan
pada soalan yang hadir
persoalan dalam persoalan

lopak duka itu menakung hiba
tak terkering airmata
di kesat makin menurun
di biar....makin lara

setahun bicara tintaku berusia
kelopak rindu bertandang semula
di garis masa
pada kemesraan
pada kenangan
pada tangisan

bibir rekah senyum ku gundah
mata melirik di selak sendu
keluh nafasku tak terarah
ku undang sapaan
dalam lewa mimpi terhayang
igauan kelmarin berbayang

aku gelisah di luar mimpi
antara rindu, cinta dan kasih
dalam seri pelangi petang

Khamis, 14 Jun 2012

bingkisan ulangtahunmu

ku lerai rindu dalam pelukan resah
kala dirimu jauh dari bonda
dalam sepi dalam titis sendu
wajah kecilmu dulu hadir menjemput rindu
sedang tangan tak mampu memelukmu
namun
ku kirim doa dan restuku
mengiring setiap langkah dan nafasmu
dalam mencari redho
mencari bekal hidup
untuk hari esok dan mendatang
andai nafasku tak bisa menyambung kata
titipkan doa buatku sentiasa
sememangnya kau putera yang satu

Ahad, 10 Jun 2012

sesaat mimpi terhenti

aku tak mampu menari
mengikut rentak tari hati
kala melodi jiwa gersang
kala sepi membungkam

cinta lara yang satu
membatas impianku
tika tawa meleret suka
hijab duka terbuka
seolah mencuri bahgia

buaian mimpi berayun
melayari igauan siangku
camar menumpang hinggap
di ranting cemara
melepas lelah menguak rindu
sedang mawar kelayuan
menanti hujungnya.....

Sabtu, 9 Jun 2012

berpaut di dasar sauh

melihat tawa yang reda
dari redup mata berbicara
tak bisa ku selindung bicara mata
kala gelisah mimpi menjengah dunia nyata
aku sisipkan sinar kejora
dalam samar dalam hembusan dingin
aku cari pelantar usia
yang menelan setia cinta
yang membongkar impian yang lenyap
di datar emosi yang rekah
bersauhkan persoalan
ku timba jawapannya
dari perigi rimba
tanpa harapan
melawan badai ombak
sauhku terhimpit di celah batuan mimpi
menyedar igauan kelmarin

Jumaat, 8 Jun 2012

trauma cinta

aku mencari tafsiran cinta kala awan melindung sinarnya.....kebingungan dalam resah yang tak bertepi. secarik duka menakung lara jiwa. kenapa ia bukan milikku jua? masih wujudkah setia cinta di dunia nyata? bila ia diragut tiap kali hadirnya.... cinta.....maya...realiti...ilusi...fantasi.....kejujuran, kesetiaan, keikhlasan....redup pandangan mata kala menerima hakikatnya ia tiada tatkala diri amat memerlukan. aku bisa menghulur harapan setinggi gunung biar di jiwa tak punya lagi hati yang merasa....aku mampu melakar bahagia meskipun jahitan lara berbekas selamanya....tapi aku tak mampu menggenggam impian seorang insan untuk diriku. cinta umpama sebutir permata yang tak dapat dinilai dengan mata kasar. ungkapan tak mungkin dapat menceritakan segala kandungan yang tersimpan di tabir hati. melodi bukan gambaran lagu jiwa sebenarnya. khatimah cinta punya rahsia....dalam persepsi dan ilusi sendiri. aku hanyalah seorang pencinta yang setia....dan cintaku hanya 1

Khamis, 31 Mei 2012

hening rinduku

ada resah yang bertakung...tak mampu aku alirkan ke dasar rasa. dalam diam tangisku menyebak jiwa. aku tak tahu bagaimana kemelut jiwa bertarung dalam suka tawa ku. melihat riang tawa anak2 .....itulah seri hidupku. bila terpisah robeklah luka. menyendiri mencari penawar. dalam tatihku tersungkur.....di riba rindu. di bibir ucapmu. masih longlai berdiri. mencari ketulusan hati....dalam samar hening rindu di dasar hati.

Ahad, 20 Mei 2012

SISIPAN SEPI

Aku...membiarkan hati berbicara, pada suara halus yang membisik. aku biarkan hati melapah resah kala jiwa gundah..... melengung hiba luka, pada sendu bertepi, pandangan itu redup di bawah lembayung rindu... ku jinjit resah itu..... bersalut kah rindu ? dalam sisipan bingkisan...... di celah desiran angin..... menghembus,menyapa, peresah yang sepi.... di tabir rasa yang menyelimuti

Jumaat, 18 Mei 2012

luka nyata dan maya

aku tak mampu memayung hiba kala tangisnya tak mampu ku usap aku tak bisa bernafas dalam sendu kala esaknya tak terhenti kenapa harus ku hadapi getiran sebegini kala takdirku tertulis tiada tawa di hujung senduku andai rindunya juga bukan milikku lepaskan lah bebanan di hati gagah ku pikul lara jiwa di kawah duka bermusim tanpa rela dan pasti aku melangkah berlari segagah mungkin jauh ku campak sauh luka tanpa ku cari sisa tinggalnya biarlah ... cekal berbaki ini ku garap dalam maya pada membina mercu di jiwa

di hujung khatimah cinta

di saat cintamu terkulai bahagiamu lenyap sekelip mata... kau bagai ranting rapuh merapuh di sentuh kala cintamu lenyap hati melatah sendiri pada khatimah cinta kala rindu itu bukan milikmu lagi sekuntum senyuman seurai tawa sepotong ayat tak terhijab lara jiwamu dalam nafas sendu luka itu

Selasa, 15 Mei 2012

Shaheizy Sam&Yana Samsudin : Beginilah caranya








Aku tak bisa menyatakan perkataan

Kelu lidah bila berdepan kamu

Aku percaya pada naluri hatiku

Yang nyata sudah ada depan mata

Tapi aku masih belum mengenalmu

Untuk menikmati rasa sebenar-benar cinta

Chorus

Aku tahu di mana nak cari cintamu

Di sini tak mungkin mengalah

Dengan apa yang mendatang

Yang ku tahu

Kucuba yang terbaik untukmu

Yang indah jadikan kenangan

Yang duka perbetulkan

Begini caranya bagi diriku

Caranya bagi diriku

Jumaat, 11 Mei 2012

perahu lara

ku selami rasa di hati...
bicara sendu dan rindu
pada seraut wajah yang telah lama hilang
dalam impian yang tak pernah kesampaian
ku tagih janji di masa lalu
dalam dian di hati
menerang kelamnya jiwa

kala hadirmu tanpa nyata
aku tersiksa dalam rindu tanpa hujungnya
keruh di muara ku kuak ke tebing
seketika melepas lelah
di gigi air
mencari pedoman teruskan perjalanan
ke hulu atau ke hilir
ke mana .....
harus aku layarkan perahu lara
pada sebuah rindu

Khamis, 10 Mei 2012

sauh rinduku

bila aku cuba jatuhkan sauh cinta
di dasar luka kelmarin
tak tersangkut rasa mencecah dasarnya
hmmmm....entah apa yang bersarang
di tinggal camar yang terbang
dalam kelam malam
dalam hangatnya mentari
aku termanggu sendiri
meloloskan diri
dari perangkap rindu
yang mengunci jiwa
ku sekat sebak bertamu
di jeriji egoku

Jumaat, 4 Mei 2012

malamku tanpa kejora

aku merangkak bangun dalam samar terlindung cahaya
kejoraku hilang dalam kelam malam
ku intai dari tirai kamar
langit tanpamu
suram tak berkilau

andai tibamu kelewatan
usah digusarkan
kilauanmu tetap dinanti
meski berganti mentari
kau tetap kejora itu

Isnin, 30 April 2012

aku ingin menjadi bintang di hatimu....
tapi ku sedari sinarku tak cukup untuk menerangi malammu

Rabu, 25 April 2012

BICARA KEJORA

tlahku selak tirai malam
dalam kelam berbayang sang bulan
bercahya tanpa lindungan
menggertak naluri sepi
mengacah rindu yang terkunci

berdekad sinarnya tenggelam
dalam arus masa yang berlari
dalam mimpi
dalam realiti
rela atau tidak.....pasrahmu tertadah

kini kejora muncul semula
tanpa hijab ku lihat megah
indah dan bercahaya
menyelimut malam
dalam kedinginan rakusan rindu
berabad berlalu

Isnin, 23 April 2012

titis sendu

aku dengan duniaku
sendirian dalam resah berlagu
menarik selimut emosiku
menyelimuti luka di kamar jiwa
aku tak mahu tersandung
dalam pelarian
melerek duka
...........berdarah luka itu
menitis sepanjang laluanku

Ahad, 22 April 2012

andai ku tahu....

adakah kerna aku sarat mengendong duka, aku takut membuka relung hati..membenar kasih bertamu.  Meskipun hanya bahgia yang ku harapkan , tidak ku relakan hati memperjudikan merebut bahgia dari ketulusan.  Aku hanyalah mawar desa yang mekarnya seindah harapan yang menggunung...aku jua camar putih yang berterbangan bebas menerjah ruang angkasa dan bersinar umpama kejora yang setia ke hujung usia......di batas hidup ini aku tidak mampu menawan puncak resah lalu ku biarkan ia berlalu melandai arus hidup berteman mimpi indah sebagai teman perjalananku...

dalam ilusi.......ku miliki kejora hati

begitu banyak kasih di lantai resah
menjadi hamparan langkah yang longlai
aku lah si camar yang berterbangan
di awangan menerjah mimpi
kelmarin kejora hadir......
dalam mimpi bersulam rindu
tak mampu ku tautkan lagi
kerna tak  mahu sinarnya hilang
aku......
berdiri di garis ini
kerna tak mahu kelemasan
ku biarkan camar bebas
menerjah tiap ruang angkasa
menikmati indahnya suria
dan setia menanti malamnya
....hadirnya kejora hati

Selasa, 17 April 2012

Luahan Hati - Kristal





Pertama kali ku dengar suaramu
Sayunya hatiku merindui dirimu
Walaupun belum kita bersua muka
Namun aku tetap jatuh cinta

Pertama kali ku bertemu denganmu
Hatiku terpaut melihat senyumanmu
Aku mengharap engkau menerimaku
Kerna aku bersedia menyintaimu

Akan ku renang lautan yang berapi
Membuktikan kehebatannya cinta ini
Tetapi jikala kau meninggalkan aku
Terhiris hati ini
Terguris jiwa ini
Menangis tak berlagu

Biarpun ombak yang merubah pantai
Kasihku takkan hancur berderai
Biarpun hari berganti hari
Dirimu tetap ku nanti

Sayangku pimpinkan tanganku
Menuju mahligai bahgia
Kita bersama nikmati kisah cinta
Hidup bagaikan di syurga
Oh Kasih

Akan ku renang lautan yang berapi
Membuktikan kehebatannya cinta ini
Tetapi jikala kau meninggalkan aku
Terhiris hati ini
Terguris jiwa ini
Menangis tak berlagu

Biarpun ombak yang merubah pantai
Kasihku takkan hancur berderai
Biarpun hari berganti hari
Dirimu tetap ku nanti

Sayangku pimpinkan tanganku
Menuju mahligai bahgia
Kita bersama nikmati kisah cinta
Hidup bagaikan di syurga
Oh Kasih

Isnin, 16 April 2012

untaian cinta

cinta itu ku untai dari resah semalam berbaki
melobi hasrat dari impian terlipat
melebur dendam pada duka
bisakah ku simpul luka silam
kala darahnya masih merah
tak mampu di ubati dek masa
terjerat dalam penjara jiwa
antara impian dan cinta
antara luka dan derita

Khamis, 12 April 2012

mimpi kejora

debar menanti sang suria pagi
dengan harapan secangkir budi
ku gapai mimpi semalam
dalam kilauan kejora

mengatur rekah mimpi
dalam lesu ku berlari
mengejar bayangan rembulan
dalam kelam malam
dalam sepi maya
selangkah demi selangkah
bertapak dalam samar

aku, mimpi dan harapan
menyatu dalam ilusi dan realiti
ku kuis ego semalam
bersandar pada yakinku
mentari pasti jadi milikku

Ahad, 8 April 2012

kemelut

kenapa ia kerapkali hadir membayangi
kala resah meremuk hati
merisik khabar
dari celah hembusan rindu
meragut cekal yang terhakis
dari lipatan memori
banjir luka menakung lumut lara
berkerak meninggal bekas
tak tercuci daki di jiwa
bila surutnya banjir
bersisa
jiwa di takuk kecewa

Sabtu, 7 April 2012

Rossa - Aku Bukan Untukmu

Dahulu kau mencintaiku
Dahulu kau menginginkanku
Meskipun tak pernah ada jawabku
Tak berniat kau tinggalkan aku
Sekarang kau pergi menjauh
Sekarang kau tinggalkan aku

Disaat ku mulai mengharapkanmu
Dan kumohon maafkan aku
Aku menyesal tlah membuatmu menangis
Dan biarkan memilih yang lain
Tapi jangan pernah kau dustai takdirmu
Pasti itu terbaik untukmu
Janganlah lagi kau mengingatku kembali
Aku bukanlah untukmu
Meski ku memohon dan meminta hatimu
Jangan pernah tinggalkan dirinya
Untuk diriku

Sekarang kau pergi menjauh
Sekarang kau tinggalkan aku
Disaat ku mulai mengharapkanmu
Dan kumohon maafkan aku
Aku menyesal tlah membuatmu menangis
Dan biarkan memilih yang lain
Tapi jangan pernah kau dustai takdirmu
Pasti itu terbaik untukmu

Janganlah lagi kau mengingatku kembali
Aku bukanlah untukmu
Meski ku memohon dan meminta hatimu
Jangan pernah tinggalkan dirinya
Meski ku memohon dan meminta hatimu
Jangan pernah tinggalkan dirinya
Untuk diriku

ribut resahku

semusim duka berdarah semula
tersungkur rebah di bumi rantau
punah dan lebur
impian di tabir mimpi

aku tersandung pada akarnya resah
bila mentari tak mampu memayungi
seraut wajah berlembah lurah
keruh di muara hati
tanpa sinar dari redup mata
ku intai kasih yang terpinggir
dari celahan rindu tersisip

aku longlai dan semakin lelah
aku pasrah

Khamis, 5 April 2012

Stings-Adakah Kau Setia



Adakah Kau Setia - Stings

Sejak aku mengenali dirimu
Bermacam dugaan yang ku hadapi
Adakala tersentuh rasa hati
Adakala cemburu melukai
Namun aku tempuhi dengan sabar

Sejak aku jatuh cinta padamu
Perasaan aku sering terganggu
Adakala aku rasa curiga
Adakala semacam tak percaya
Adakah kau setia kepadaku

(*)
Oleh kerana hatiku setia
Sebab itulah teguh cintaku
Oleh kerana hati sudah terpikat
Sebab itu aku sayang

Dari hari ke hari aku terus merindui
Dan aku dapat rasakan betapa hatiku sukar
Nak melepaskanmu

Biar terpaksa susah payah
Namun kurelakan
Asalkan kita terus dapat Oh bersama selamanya

(ulang *)

Sejak aku jatuh cinta padamu
Perasaan aku sering terganggu
Adakala aku rasa curiga
Adakala semacam tak percaya
Adakah kau setia kepadaku

Isnin, 26 Mac 2012

desa rinduku

melapah rindu di danau kasih
tamu bertamu undang mengundang
namun yang tiba cuma duka
menjalar di taman hati
aku yang hampir bermukim
di daerah setia yang jauh terasing
papahlah lukaku bersama kasihmu
agar dapat ku bertahan
menjamah damainya cintamu
di lewat hadirku

Ahad, 25 Mac 2012

bila hadirmu.....

tunas yg hampir mati itu
di simbah percikan embun
seketika dingin menyapa
ranting usang hampir rapuh
berdecik bunyi mematah
harapan hampir punah
kala semusim itu berlalu
mawar desa hilang dari kamusku

kini seri mawar itu kembali
menyeri taman hati
tapi durinya tak mampu ku elak
menikam dan berdarah

wajah tenang itu tu tatap dalam diam
wajah yang dulu melintas di mata
mulus senyum ku curi pandang
ku simpul mati di hati kecil
ku rantai tanpa kunci

aku, dia dan lagu
selamanya bersatu
dalam kenangan ku...

Jumaat, 23 Mac 2012

layarnya hati

bila airmata itu tak mampu ku lihat
ku singkap tirai tawa di hujung senja
ku sisip rindu yang bertandang
dari celahan jendela hati
ku undang persoalan yang bertamu
tanpa jawapan menjamu rasa

lelah penantian ku bawa mudik ke hulu
menyusur arus di tebing setia
berbalam cahaya rembulan
lewat perjalanan bermula
ku sauhkan kasih pada dingin di malam itu

ahhhh....keluhku tiada berarah
luka dan berdarah
terus terguris
toresan hati yang tak terubat
terbiar dalam sepi

Khamis, 22 Mac 2012

Aku Hanya Serangga





Aku Hanya Serangga

Mengapa aku tak dapat melupakanmu
Antara perjalanan
Suci menangkap waktu
Membuat aku rindu (2X)

Bukannya aku tewas dalam perjuangan
Membelai impian
Sebentar tadi aku
Lihat sinar matamu (2X)

Meronai garis-garis kesetiaan
Semakin kelam dan amat panjang
Bagaimana aku hendak melupakanmu
Dalam keheningan pagi sering bertemu

Untuk esok biarlah ia berlalu
Lantas membuang mata fikirku
Dalam kenangan begitu payah melupakanmu
Mungkin untuk selama-lamanya

Jadilah aku pengingat yang setia
Setelah aku tahu
Aku hanya serangga
Di taman belantara (2X)

Selasa, 20 Mac 2012

STINGS - Dalam Diam Aku Mencintaimu

hentian hati

hidup bagai hentian rehat di lebuhraya
letih menyalut nafas.....
berhenti menghilang haus

kerikil di jalanan
menghaus roda berbunga
terkikis ruang
antara nyata dan ilusi

cinta......keramat apakah perkataan itu
ia akan hilang andai dimiliki
berlegar di maya
menyauk rasa
mengulit rindu
sayangnya tak bertapak

resah terjerat
kaki terantai
hati terkunci
cuma mata berkedip
mengintai kalam berbisik
menyergah sepi
di belantara hati

20/3/2012-HSI JB

di ruang menunggu itu, aku memandang ke kaca tv dengan pandangan kosong. entah ke mana fikiran dan hatiku di bawa. lebih satu jam fikiran menerawang entah ke mana.......kosong dan lesu. tetiba sayu menerpa dan mencengkam.

yang datang semua berpasang.....sepasang cina warga emas pun begitu juga. kenapa aku sendiri di bangku ini? kenapa aku menganggungnya sendiri?

Ya Allah, di balik tabir senyumku, ada luka yang sering terguris. ada parut yang tak pernah kering. Sesungguhnya dugaaan yang kau kirimkan teramat berat ku rasakan....aku redho akan ketentuanMu. Pohonku......berikanlah aku kekuatan dan ketabahan untuk mengharunginya.

Sabtu, 17 Mac 2012

kala malamku bicara

tirai malam berlabuh lagi tanpa dirimu
ku bawa jauh sepiku
kerna ku tahu
ia bukan milikku

tatkala sepi malam menguis rindu

aku menjinjit resah dalam rindu
bertapis sayu dan hiba
ku kaburi mendung yang membawa hujan
dalam petir yang menyambar
ku selubungkan gerimis hati

kala bulan terlindung sinarnya
ku sepit bintang di hati luka
bagai penawar menerang gelita
ku ratah malam dalam duka

mimpi tak datang bertamu
bila rindu menjebak jiwa
termanggu terjaga dari lena
aku masih menyendiri
menyisip sepi di perjalanan ini

Khamis, 15 Mac 2012

izinkan aku sebagai diriku



aku berlari lelah mengheret sayu
meredah belukar resah
tertusuk duri di ranjau tak bermata
terluka dan berdarah


hadirku bukan untuk mengguris luka sesiapa



bukan untuk memalit kecewa



aku cuma menjadi diriku sebenarnya



tanpa harapan memberi



tanpa janji mengikat



izinkan aku di sini



bersendiri dalam ketenangan ini



melalui esok dan seterusnya



tanpa luka dan duka



biarlah coretan itu milikku jua



hingga ke akhirnya...............



Rabu, 14 Mac 2012

aku dan cinta

merasai sebegitu banyak kasih
dalam sepi berlalu
aku menyusun serpihan duka
membina harapan dalam sendu berbaki
aku dan resah
dengan cinta dan realiti
ku simpan dalam garapan duka
menimbus parut lama
tsunami duka pasti berlalu
bahagia pasti menanti
di akhir kembara ini
selagi semangatku belum patah
aku akan terus melangkah
mengejar mimipi itu

Selasa, 13 Mac 2012





kali ini percutian pertama di kampung dengan anak2 saudara je.....masing2 kena eksport ke kampung. riuh rumah ayahanda dibuatnya. tapi ia mengubat sunyiku....bila ku pulang nanti pasti lebih terasa terasing di sana.

rindu dan sepi membawa aku kembara pulang ke kampung halaman. dan sepi juga membawa




cintaku merantau jauh dari rindu

rindu itu berlabuh bersama tawaku

kasih itu

terus mekar bersama harapan

secarik kenangan ku sulam dalam tawa anak2 di sini

pada wajah ayah dan bonda

ada lerekan senyum rindu terurai

melayan kerenah cucu2

dan ku tumpang tawanya

di hujung sedihku

merantai gelodak jiwa

dalam kembara bermusim



Isnin, 12 Mac 2012

kembara rindu

cinta ku bawa kembara jauh dari sisi
lelah perjalanan menyusur rindu

ku sauk sauh di hentian masa
aku dan kenangan
menangis tanpa sendu
tawa cicirku biar di situ

biar kembara dalam pencarian
memamah waktu usiaku
ku pendam sebuah duka
di akhir senja usia
tanpa bicara
ku relakan

demi setiaku
demi ikhlasku
ku semadikan kasihku
di ufuk timur mentari

Jumaat, 9 Mac 2012

di hari ulangtahunmu

9/3/2012.....ulangtahun kelahiran arwah yg ke 44 sepatutnya. cuaca redup di luar sepanjang hari bagai membaca mendung di kalbu. aku dan resah dalam satu bercampur mengimbau duka dan tawa. terkadang waktu aku masih merindukannya. ah....akhirnya aku akur pada ketentuan untukku. luka itu berparut tapi ia tidak berdarah lagi.

semadilah dikau dengan tenang wahai kekasihku. doaku sentiasa mengiringimu. janjiku padamu....akan ku besarkan zuriatmu sebaik mungkin kerana hanya itulah satu2nya tinggallanmu untukku.

Rabu, 7 Mac 2012

undangan hati

mata itu kabur mengenangi...
di saat terakhir mengisi ruang masa
undangan hati datang lagi
tanpa kad undangan menyapa
berlari resah meniti
satu mimpi yang tak nyata
mencarik tawa
terhenti sedetik
di lafaz terakhir ini
menanti jawapan
pada sebuah persoalan
dan bila....sepi itu hadir mengaut rindu
ku tutup belanga hati
sekoyan rasa ku sisipkan
lewat desiran angin yang berhembus
telaga kasih keringlah sudah
sedang langit menangis
melihat duka
di bibir pantai ombak memukul
memecah bukuan hati bertahun lama
berderai dan terurai
ku sahut seruan alunannya
menari mengikut rentaknya
tanpa ku kira jawapan akhirnya...................

Isnin, 5 Mac 2012

kejora hati

bintang itu sering menyerap....
rasa cinta yang terindah
yang terselindung dalam kalimah
tak mampu dilafaz di dunia realiti

kejora itu kemilaunya indah
tanpa luka di muka tercela
menerima cinta seadanya
tanpa keluh resah
ia terus bersinar

dijangkau tak tercapai tangan
ditatap tak luak rasa terpendam
salahkah kejora yang satu
andai cahayanya menyilau
mengaburi mata

tataplah kejora hati
selagi kemilau itu miliknya
pandanglah mata hati
jika suara itu berbisik lagi...

Ahad, 4 Mac 2012

Terukir Di Bintang – Yuna

Jika engkau minta intan permata tak mungkin ku mampu
Tapi sayangkan ku capai bintang dari langit untukmu
Jika engkau minta satu dunia akan aku cuba
Ku hanya mampu jadi milikmu pastikan kau bahagia

Hati ini bukan milik ku lagi
Seribu tahun pun akan ku nanti
Kan… kamu…

Sayangku
Jangan kau persoalkan siapa di hatiku
Terukir di bintang tak mungkin hilang cintaku padamu

mengertilah...

walau kehadiranku
hanyalah sementara
bukan salahku sayang
kira kau jatuh cinta
akan ku pergi jauh
tak kan kembali
mohon maaf permisi
ku undur diri........

......aku dan lagu
seiring dalam melodi
mencanai rasa
dalam sepi dan rindu
dia pergi tanpa salam
ku titip tawa seketika itu
menjadi bingkai sejarah lalu
kerna ia bukan milikku

Sabtu, 3 Mac 2012

Kristal - suatu kenangan




Berarak mendung awannya kelabu
Menambah resah luka dihatiku
Kesepian malam seakan mengerti
Cinta yang dalam kehampaan

Mungkin kau dan aku terlalu berbeza
Cintamu dihati hanya sandiwara
Kata dan janjimu mudah kau persia
Dibalik senyum aku sengsara

Pernah jua aku nan mencuba
Melupakan kenangan kita bersama
Namun aku tiada terdaya
Melontarmu dari ingatanku
Makin lama makin ku mencuba
Semakin rindu datang nan melanda
Kasihmu ke mana hilang arahnya
Kini cinta..cinta lumpuh dan tak bermaya

c/o
Berikanlah aku kepastian
Agar dapat ku teruskan perjalanan
Kepada Mu Tuhan aku harapkan
Berikanlah aku kekuatan

Suatu kenangan

Berarak mendung awannya kelabu
Menambah resah luka dihatiku
Kesepian malam seakan mengerti
Cinta yang dalam kehampaan
Mungkin kau dan aku terlalu berbeza
Cintamu dihati hanya sandiwara
Kata dan janjimu mudah kau persia
Dibalik senyum aku sengsara
Pernah jua aku nan mencuba
Melupakan kenangan kita bersama
Namun aku tiada terdaya
Melontarmu dari ingatanku
Makin lama makin ku mencuba
Semakin rindu datang nan melanda
Kasihmu ke mana hilang arahnya
Kini cinta..cinta lumpuh dan tak bermaya
c/o
Berikanlah aku kepastian
Agar dapat ku teruskan perjalanan
Kepada Mu Tuhan aku harapkan
Berikanlah aku kekuatan

Anuar Zain Cinta Harus Memiliki (with lyrics)

untuk resahmu

mengapa ...ia hadir
setelah kemarau berlalu
dalam selut kasih yang pupus
cambah menjadi harapan
dalam belanga memori....

kuisan sepoi angin malam
membawa resah dalam tawa
dia dan harapan
bertemu dalam maya

segaris luka lalu
berdarah
tak mampu terlindung
di redup mata itu
ada impian
terbina tanpa restu
tapi lemas
karam di lautan curiga
dan ia berlalu....

JINBARA - cinta pantai merdeka






Cinta Pantai Merdeka

Telah bertahun lama
Tenggelam arus masa
Didalam ingatanku
Masih segar terasa

Terkadang aku sama
Mengancur bunga cinta
Keadaan aku memaksa
Kita terpisah jua

Andainya aku berdaya
Kan kucoretkan untukmu
Sebagai kenangan kita
Kan ku buktikan untukmu
Akan aku buktikan

( korus )
Kuukir namamu
Di awang Gunung Jerai
Disaksikan laut daun nyiur melambai
Jauh pandangan permai
Disitu tanjung dawai terkenang peristiwa
Cinta kita terurai

Oh! indahnya... peristiwa...
Cinta kita di Pantai Merdeka...
Oh... oh...

( 1 )
Masih ingatkah oh kekasih
Biarpun kini kau di mana
Namun dengarlah lagu ini
Cinta kita di Pantai Merdeka

( solo )

( ulang 1 & korus )

Isnin, 13 Februari 2012

rindu...

aku yang digamit rindu sang pemburu
rindu yang mencengkam
di titis airmata
pada jiwa yang termamah

mengapa rindu itu mencarik bahagia
tatkala tawaku melerek

Khamis, 9 Februari 2012

bila sepiku berbicara

tatkala aku sendirian pagi ini....rasakan bagai ada kekosongan yang berlopak di jiwa. kesendirian ini rasakan begitu sunyi sekali. tanpa ku cuba mengimbau kenangan lama. diri ini bagai di sapa angin lalu.....resah berlagu rindu. aku tersandar lelah perjalanan bermusim ku pendam.

entah kenapa lara itu tersangkut di birai kasih yang satu. tak terlerai biar ku cuba memacu. dalam setiap pandangan ada kelibat yang memintas. aku lelah....

semalam telah ku tinggalkan bersama nokhtah luka. hari ini aku bangun membuka naskah baru dari lipatan memori yang jelas ku benamkan. aku mengais rindu pada cinta yang yang satu. sememangnya cinta itu sering mewarnai pelangi ku.

aku adalah lambang jiwa wanita yang tabah.....biar goresan adakalanya berdarah, aku tetap tersenyum menutup peritnya luka itu. aku adalah permata yang akan terus bersinar meskipun kelam sang langit menutup sinar mentari.....kerana.....aku dan cinta adalah satu.

Selasa, 7 Februari 2012

wajah yang pernah hilang....

semusim ia hadir semula
bila resah tak pernah mengundang
secebis tanya persoalan minda
tatkala ku layari bahagia itu
seraut wajah mampir dalam lenaku
terpatri di minda
tak dapat ku usir sekian kali

hadirmu.....membeku hati sepi
membuai rindu pada kelibat wajahmu
bermusim yang lalu
tanpa rentetan memori indah
raut wajah itu mampir
dalam lenaku dalam menungan
dalam tawa ada senyumnya
dalam tangis ada suaranya

entah kenapa
pelita hati bernyala
menyemarak rindu
dalam goresan hati yang kian pudar

wajah itu lukisan rasa
dalam genyitan luka
tersepit antara silam dan nyata
tersimpul antara persoalan
yang tak terungkai

wajah itu
menghulur damai yang indah
tanpa janji
cuma bahagia
ia hadir di sisi

Isnin, 30 Januari 2012

resah perindu

aku mencanai resah di dada malam
tatkala senyumku leret duka semalam
bila kisah hati berlagu
di bawa camar yang hilang
beribu sesalan mengundang
sedetik lebih cinta bermukim
di arus sungai lui yang menyaksikan
hukum karma ....
aku
terdampar di bibir malam
sambil menanti perindu yang hilang
kembali bersiulan

Ahad, 29 Januari 2012

ramah kasihku

merasai keramahan kasih
dalam persahabatan
meramas duka semalam
tanpa bekas

aku .............
pelarian yang terdampar
di celah kemelut hati
umpama mutiara yang tersembunyi
lelahku terhenti

tawa dan senyum itu kini berseri semula
bila mekar semangat berbunga
aku berdiri dalam megah
melaung keyakinan diri
pada sorakan kasih di jiwa
menyemarak impian yang terkubur

aku....kembali semula

Sabtu, 28 Januari 2012

SENDIRI...................



Sendiri
Manempu hidup
Tiada berayah tiada beribu
Sendiri aku berjalan
Tiada harta menjadi bekalan

( korus )
Belum pernahku kesali hidupku
Lahir kedunia pun begitu
Suka dukaku tanggung sendiri
Dengan ketabahan hati
Mana saudara manakah teman teman
Disaatku memerlukan
Kepalsuanmu makin menjadi nyata
Kemesraan sementara

Sendiri
Kadang menyiksakan
Kerna tiada teman bicara
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...